Minggu, 27 Maret 2011

jackass 3D

Fiuhh...cukup sulit untuk menilai film terbaru yang digawangi oleh Johnny Knoxville, dkk ini dengan film-film sebelumnya. Dengan embel-embel 3D tentunya para fans mengharapkan aksi-aksi stunt konyol yang lebih bombastis dan "realistis" *halah.
Beberapa adegan stunt yang ditampilkan dalam film ini cukup membuat saya tercengang, mungkin bagi anda yang memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap beberapa hal yang bersifat jorok & menjijikkan sebaiknya melewatkan beberapa scene. Adegannya sungguh.....(tak mampu berkata-kata...)
Setiap adegan stunt sekarang benar-benar telah didukung dengan berbagai macam peralatan canggih, termasuk sebuah Lamborghini Biru pencabut gigi..(bingung sendiri kan?!??). Phil dan April Margera yang sepertinya sudah sangat toleran terhadap tabiat anaknya dan bahkan Phil turut ambil bagian dalam aksi yang berhubungan dengan "Lem Super dan Rambut di Tubuh" (coba aja dibayangin dah...). Tapi tetap harus diakui Bam Margera selalu bisa memberikan kejutan pada Phil & April dengan bantuan special dari Chris Pontius "The Party Boy".
Beberapa hal yang tidak berubah dari film-film edisi sebelumnya diantaranya, Bam yang masih phobia terhadap ular (dan sepertinya dalam edisi kali ini Bam juga phobia terhadap alat kejut listrik), Johnny yang masih berkutat dengan banteng atau binatang yang menyeruduk lainnya, Chris Pontius yang masih saja doyan pake CD doank dimanapun dan kapanpun, dan akhirnya tetap dengan aksi menjijikkan Dave England yang selalu membuat kameramen Lance muntah-muntah.
Bagaimana dengan Steve-O??, ho ho ho ho...setidaknya dalam film kali ini rambutnya sudah tidak cepak lagi dan film ini mengungkap salah satu kelemahan pria yang pernah mengumpankan dirinya pada ikan hiu di laut lepas ini. Percayalah, Steve O akan menjadi personel yang paling kotor dalam arti sebenarnya daripada personel yang lain. Ryan Dunn yang sepertinya masih sering menjadi korban Bam. Wee-Man masih tetap ceria dengan aksi teaterikal mini di sebuah bar.
Apa yang baru??
Sepertinya kali ini sang sutradara Jeff Tremaine benar-benar mengeksplorasi filmnya dengan gambar-gambar slow motion yang sangat detail ala the matrix terutama saat adegan "pukul wajah dari belakang ala Rocky oleh Bam Margera"(sampai berseri nih adegan...), termasuk efek kejutan yang ceria saat adegan pembuka dan penutup film.
Over all, bagi saya, jackass yang terbaik tetap yang pertama dan kedua, tapi bagi anda yang terlanjur menggemari aksi-aksi bodoh pria-pria yang menghasilkan dolar dari rasa sakit ini sepertinya jackass 3D mantap juga untuk dipantengin.
Berhubung saya nonton DVD-nya aja, efek 3D-nya jadi ga tau deh kaya gimana T_T. Tapi bagi saya mereka dalam bentuk 2D sudah cukup membuat saya meringis menontonnya.

N.B. sebaiknya film ini tidak ditonton oleh anak kecil dan anda yang sudah cukup umur sebaiknya tidak menontonnya bersama dengan orang tua anda. Seriously....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar